Tanah Wakaf Masjid Asysyahadatain Citemu di Klaim, GEMPA Siap Gelar Aksi - Mahasiswa Asysyahadatain

Terbaru

Kamis, 17 Januari 2019

Tanah Wakaf Masjid Asysyahadatain Citemu di Klaim, GEMPA Siap Gelar Aksi

Kabar mengejutkan terkait klaim tanah wakaf Masjid Asysyahadatain Desa Citemu Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon oleh orang tak dikenal membuat geram banyak pihak. Termasuk, Gerakan Mahasiswa dan Pelajar Asysyahadatain (GEMPA) yang di ketuai oleh Nanang Fatkhurohim.

Dikatakan Nanang, ia menyayangkan hal tersebut dan siap membantu mengawal serta melawan tindakan melanggar hukum tersebut. Bahkan, ia siap jika harus mengerahkan masa untuk menggelar aksi di Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Cirebon.

"Namun demikian, kami menunggu arahan dari para sepuh, khususnya Habib Ali Ausath Bin Ismail Bin Yahya selaku ulama dan pimpinan Yayasan Asysyahadatain Citemu.' ungkap Nanang.

GEMPA Cirebon
Nanang menambahkan, pihaknya mengetahui informasi tersebut melalui akun sosial media bernama Ahmad Dinejad yang diunggah pada Kamis 17/01. 

Dalam narasi yang dibuat melalui akun tersebut, Ahmad mengajak kepada siapapun untuk merapatkan barisan dan menyiapkan diri untuk menggelar aksi ke BPN.

Assalamualaikum wr wb Puji Syukur Kehadiratmu Ya Robb Atas Limpahan Rahmat Nikmat Mu, kemarin tanggal 15 Januari telah terjadi pengukuran tanah waqaf yang berlokasi di Komplek Masjid Assyahadatain Citemu yang di Lakukan oleh BPN dan di kawal anggota Polresta Ciko. .sebagian tanah waqaf di klaim Milik Pribadi China..
Hari Ini Demi Allah Demi Allah Demi Allah !!
Dengan Segenap Jiwa RagAku Akan Ku Bela Tanah Waqaf Komplek Masjid Asyyadatain Citemu
Kepada Sauadaraku Seiman .Se Akidah.Satu Guru.. Wabil Khusus Sedulur Rembetuk.s
RAPATKAN BARISAN..!!
Siap ..Kan Diri Saudara Semua Untuk Aksi Ke Bpn
Jangan Biarkan Tanah Waqaf Masjid Citemu..Jatuh Tangan Asing.
Yang Siap Berjuang Dengan Kami Silahkan Inbok No .W.A.
Allahu Akbar
Allahu Akbar
ALlahu Akbar !!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar