BPN Cirebon Kabulkan Tuntutan, Aksi Jilid II Berganti Menjadi Perayaan Isra' Mi'raj - Mahasiswa Asysyahadatain

Terbaru

Senin, 25 Maret 2019

BPN Cirebon Kabulkan Tuntutan, Aksi Jilid II Berganti Menjadi Perayaan Isra' Mi'raj

Berakhir sudah polemik penyerobotan Tanah Waqaf Masjid Asysyahadatain Citemu, Mundu, Cirebon. Pada Senin malam 25/03 secara resmi Ketua GARDA TAWAJAH menyampaikan kepada khalayak ramai perihal dikabulkannya tuntutan GARDA TAWAJAH secara tuntas dan tanpa syarat yang ditandai dengan penyerahan surat kepada Nadzir Wakaf yaitu Habib Achmad Bin Ismail Bin Yahya.

Garda Tawajah
GARDA TAWAJAH, usai menerima surat dari BPN Kabupaten Cirebon

"Maka rencana unjuk rasa ke 2 DIBATALKAN  dan diganti dgn SYUKURAN sekaligus Acara ISRA MI'RAJ tanggal 7 April di CITEMU," demikian tulis Habib Ali Ausath Bin Yahya.

Dalam pesan tersebut, Habib Ali Ausath Bin Yahya mengungkapkan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang turut mengawal dan berjuang bersama GARDA TAWAJAH

"Terutama kepada Habaib, Kyai wabil khusus kepada Habib Abdullah Bin Umar bin Yahya," tutupnya.

Sebagaimana diketahui bersama, Aksi Damai ribuan masa mendatangi Kantor BPN Cirebon pada Senin )18/03) menuntut pencabutan status sengketa, pemenuhan hak administrasi serta hak histori. Meski diklaim telah selesai oleh berbagai pihak, Habib Ali Ausath Bin Yahya tetap menjalankan aksi sebab mediasi tidak memenuhi semua tuntutan dan hanya mengakomodir persoalan kondusifitas. 

Dengan demikian, selain berhasil menekan pihak BPN, Aksi Damai membuktikan kepada masyarakat luas bahwa aksi tersebut tidak bermuatan politis dan tidak ditunggangi oleh ormas lain serta Jamaah Asysyahadatain dapat menjalankan aksi tersebut dengan aman dan tertib.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar