Meriahnya Sambutan Masyarakat dan Santri Ketika Sandiaga Uno tiba di Ponpes Nurul Huda Munjul - Mahasiswa Asysyahadatain

Terbaru

Sabtu, 02 Maret 2019

Meriahnya Sambutan Masyarakat dan Santri Ketika Sandiaga Uno tiba di Ponpes Nurul Huda Munjul

Cirebon; Calon Wakil Presiden RI Nomor urut 02, Bapak H Sandiaga Salahudin Uno, disambut dengan meriah oleh masyarakat dan para santri di pondok pesantren Nurul Huda Munjul. Ratusan santri dan masyarakat berbaris di sepanjang jalan masuk pondok pesantren. 

Sandiga Uno tiba di lokasi yang berada di Kecamatan Astanajapura Kab Cirebon itu pada Jumat (1/3/2019) pukul 19.20 WIB. Kedatangan Sandiaga Uno disambut dengan iringan tim rebana, marawis dan genjring serta sorakan yel-yel yang diikuti para emak-emak dengan kompak dan antusias. 

Barisan Emak - emak Magersari Pondok Pesantren Nurul Huda
"Mula-mula sandiaga uno mendatangi rumah kediaman sesepuh Pondok Pesantren Nurul Huda Munjul, Kiyai H. Zaenal Muttaqien, dan bertemu dengan para kiyai. Beliau berbincang dan menjalin silaturahim dengan para kiyai termasuk dengan ketua yayasan pondok pesantren Nurul Huda Munjul, Kiyai Mukhsin Yasin," ungkap Agus Ahmad Durri, Ketua IPNUDA.

Selanjutnya, kata Agus, Sandiaga Uno menemui warga dan memberikan sambutan. Beliau menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang telah diberikan warga. Beliau juga menyampaikan pesan dan harapan untuk para warga dan santri agar tetap optimis dan semangat melakukan yang terbaik untuk bangsa.


Sandiaga Uno, saat berziarah di Makbaroh Mbah Abdullah
Sandiaga Uno kemudian menuju makbaroh atau makam pendiri pondok pesantren Nurul Huda Munjul, Alm. KH. Abdullah Lebu, untuk melakukan ziarah kubur bersama para santri dan warga. Kegiatan ziarah kubur dipimpin oleh kiyai Ibnu Sirin, pengasuh Asrama Ashabul Yamin.

Ikatan Pemuda dan Pelajar Nurul Huda, turut ambil bagian dalam proses penyambutan Sandiaga Uno, dikatakan Agus Ahmad Durri selaku Ketua IPNUDA, Pondok pesantren Nurul Huda Munjul ini telah berdiri sejak tahun 1747 M oleh KH. Abdullah Lebu bersama beberapa santrinya yang lari dari kejaran para penjajah yang telah meluluhlantakan padepokannya di Kalijaga, Cirebon. Saat ini sesepuh pondok pesantren Nurul Huda Munjul, KH. Zaenal Muttaqien, merupakan keturunan ke tiga atau cicit dari pendiri pondok pesantren Nurul Huda Munjul.

"Setelah Sandiaga Uno selesai berziarah kubur, beliau berpamitan kepada sesepuh pondok pesantren dan para kiyai serta kepada seluruh warga pesantren Nurul Huda Munjul". ungkapnya.

(rilis, Ikatan Pemuda dan Pelajar Nurul Huda)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar